BAGANSIAPIAPI,(Jejakriau.com)– Modus penipuan kencan singkat (open BO) melalui aplikasi MiChat kembali memakan korban di Bagansiapiapi, Rokan Hilir. Kasus ini terungkap setelah korban berinisial MK (28) nekat menangkap sendiri salah satu anggota komplotan pelaku pada Rabu (12/8/2026) dini hari.
Peristiwa bermula sekitar pukul 03.32 WIB saat MK menyepakati transaksi Cash on Delivery (COD) dengan seorang wanita berinisial S di sebuah hotel di Bagansiapiapi. Korban menyerahkan uang tunai Rp400 ribu yang diklaim untuk biaya pemesanan kamar (check-in).
Namun, sesaat setelah uang berpindah tangan, S langsung menghilang. Komplotan pelaku lainnya diduga sengaja membuat keributan di area hotel untuk mengalihkan perhatian korban dan memuluskan pelarian S beserta uang tunai tersebut.
Sadar menjadi korban penipuan, MK bergerak cepat dan berhasil mengepung serta mengamankan seorang pria yang diduga rekan komplotan S di sekitar lokasi kejadian.
Saat diinterogasi langsung oleh korban, terungkap fakta mengejutkan. Pria yang ditangkap tersebut ternyata berperan ganda sebagai mucikari sekaligus otak di balik penipuan terorganisir berkedok janji kencan palsu tersebut.
Korban kini berharap pihak kepolisian segera turun tangan mengusut tuntas jaringan penipuan berbasis aplikasi perpesanan ini hingga ke akar-akarnya karena kian meresahkan warga.
(Red)






