Bagansiapiapi(jejakriau.com)– Ditahun 2024 ini kondisi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD. Sarana Pembangunan Rokan Hilir sudah berjalan dengan baik dan normal, hanya saja untuk penambahan kouta belum di ajukan kepihak SKK Migas, pasalnya kebutuhan konsumen baik umum maupun dari Dinas Perikanan, DKPP dan Perhubungan masih tercukupi dengan 24 Kilo Liter (KL) atau 24.000 Liter perharinya.
Hal ini disampaikan Maneger Pemasaran SPBU BUMD PD Sarana Pembangunan Rokan Hilir, Nurdiansyah, Rabu (24/1/2024) dikantor BUMD PD Sarana Pembangunan Rohil, Jalan Perniagaan Bagansiapiapi.
“Berdasarakan arahan dari Direktur Utama BUMD PD Sarana Pembanguan Rohil Rahman,SE ditahun 2024 ini pihaknya akan mengajukan penambahan kouta minyak sebanyak 40 KL perharinya, kepada SKK Migas,” Kata Nurdiansyah.
Untuk tahun 2023 lalu jelas mantan anggota DPRD ini pihaknya sudah bisa menjalankan 30 KL perharinya, hanya saja tergantung permintaan dari konsumen terutama bagi konsumen nelayan, pertanian dan angkutan darat.
“Saat ini normalnya hanya 24 KL perharinya, Untuk penambahan kouta lagi kita sudah berkordinasi dengan pihak SKK migas tergantung dari permintaan dan rekomindasi dinas terkait baik dinas perikanan, perhubungan dan pertanian seberapa banyak pasokan yang di perlukan, artinya untuk saat ini 24 KL kouta yang di butuhkan SPBU sudah memenuhi para konsumen, “Jelasnya.
“Untuk saat ini kebutuhan minyak yang paling banyak di butuhkan untuk para nelayan Rokan Hilir dengan lebih kurang 600 rekomendasi,” Paparnya
Nurdiansyah juga menegaskan kepada konsumen terutama bagi nelayan, pertanian dan perhubungan, bahwa pihaknya hanya bisa mengeluarkan minyak berdasarkan rekomendasi yang di butuhkan.
“Tanpa rekomendasi dinas terkait SPBU tidak akan pernah mengeluarkan setitik minyak pun karena berdampak bahaya terutama bagi konsumen dan SPBU itu sendiri, ” Tegasnya.
Saat ini SPBU BUMD PD Sarana Pembangunan Rokan Hilir sudah bisa memberikan pelayanan kepada para konsumen selama 24 jam.(wil)